Males ya males

Kalau yang namanya males ya males, gak peduli apa yang ada didepan kita, kita tetep aja males. Ketika alat yang digunakan belum mendukung untuk belajar kita menyalahkan alat, ketika alat sudah ada toh tetap saja kita belum produktif belajar, menulis dan lain sebagainya.

Jadi intinya tergantung gimana kita memanfaatkan apa yang ada didepan kita, waktu yang kita miliki, kesehatan, tenaga, pikiran dan masih banyak lagi yang merupakan karunia tak ternilai dari NYA. Memang kadang kita harus memaksakan beberapa hal terhadap diri kita sendiri, kalau gak agak repot, semuanya dimulai dari kebiasaan, kalau kita terbiasa capek dikit terus gak mau belajar ya udah, bunuh diri aja, memang istirahat perlu, tapi secukupnya bukan berlebihan, ya gak sih?

Ada masukan?

( Sedang memarahi diri sendiri yang malas – Kudus, pada sebuah pagi )

posting dari tempat publik

status masih dikudus, baru pekan ke-3 KKU, beberapa kerjaan udah terselesaikan tapi masih banyak yang belum. ini posting pertama dari tempat publik alias warnet,gw udah ada beberapa draft posting tapi masih kesimpen di kompie. jadi besok batch posting setelah pulang. ok sekian dulu. gak penting banget ya? keyboard nya gak enak nih mau nulis panjang2 males…..