Kesempatan Beasiswa Research Assistant program S2-MIK dan S3-DIK Fasilkom UI

Dalam rangka meningkatkan kapasitas serta mutu penelitian, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia memberikan kesempatan pada tahun ajaran 2010/11 untuk mendapatkan beasiswa mengikuti program studi pascasarjana jenjang S2 (Magister Ilmu Komputer) dan S3 (Doktor Ilmu Komputer) sebagai Research Assistant (asisten peneliti).

Ketentuannya adalah sebagai berikut:

Calon penerima beasiswa harus mengikuti prosedur untuk diterima sebagai mahasiswa S2 (MIK) atau S3 (DIK) sesuai aturan yang berlaku di Universitas Indonesia (SIMAK UI).
Calon penerima beasiswa harus memiliki gelar Sarjana (untuk program S2 MIK) atau Magister (untuk program S3 DIK) dari institusi akademik berreputasi unggul di bidang ilmu komputer, informatika, elektro, matematika, atau ilmu komputasional lainnya, dengan IPK minimal 3.00. Lulusan Sarjana dengan prestasi cemerlang dan IPK minimal 3.50 juga dapat langsung mendaftar ke program S3 DIK.
Penerima beasiswa akan mendapatkan pembebasan dari pembayaran biaya DP (semester 1: untuk MIK sebesar Rp 6 juta, untuk DIK sebesar Rp 10 juta) dan BOP (tiap semester: untuk MIK sebesar Rp 8.5 juta, untuk DIK sebesar Rp 12.5 juta). Selain itu, penerima beasiswa juga akan mendapatkan tunjangan hidup bulanan sebesar Rp 1.5 juta/bulan (S2) atau Rp 2 juta/bulan (S3). Untuk mahasiswa MIK, dukungan ini diberikan selama 3 (tiga) semester, sedangkan untuk mahasiswa DIK, dukungan ini diberikan selama 6 (enam) semester.
Selain menempuh studi pascasarjana, penerima beasiswa akan dikontrak untuk bekerja sebagai Research Assistant dengan beban kerja paruh waktu, di mana penerima beasiswa harus mendukung kegiatan penelitian di salah satu dari 8 lab riset di Fakultas Ilmu Komputer UI, yaitu:
Computational Intelligence, Pattern Recognition & Image Processing
Computer Networks, Architecture & High Performance Computing
Digital Libraries & Distance Learning
E-Government
Enterprise Computing
Formal Methods in Software Engineering
IT Governance
Information Retrieval
Penerima beasiswa harus menghasilkan minimal 1 (satu) publikasi jurnal internasional berdasarkan kegiatan riset yang dilakukan.
Penerima beasiswa tidak memiliki komitmen kerja di luar Fakultas Ilmu Komputer UI selama menerima dukungan beasiswa.
Setelah kelulusan, penerima beasiswa bersedia untuk bekerja di Fakultas Ilmu Komputer UI untuk jangka waktu minimal selama durasi menerima beasiswa.

Untuk mendaftar, calon harus mengisi dan mengembalikan formulir pendaftaran beasiswa beserta kelengkapannya via email ke mardiah.umar@gmail.com paling telat Jumat, 30 April 2010. Bersamaan dengan itu, calon tetap harus mengikuti prosedur penerimaan mahasiswa UI melalui website http://penerimaan.ui.ac.id. Untuk program MIK dan DIK, peserta program beasiswa ini dapat mengikuti gelombang kedua yang akan dibuka sekitar bulan Juni 2010.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa ini, silakan hubungi Dr. Wisnu Jatmiko (wisnuj@cs.ui.ac.id) atau Dr. Ruli Manurung (maruli@cs.ui.ac.id).

The European Master’s Program in Computational Logic

We are glad to offer you the possibility to join our European Master Program of Computational Logic (EMCL). This program carries the Erasmus Mundus brand name and is offered jointly at the Free-University of Bozen-Bolzano (FUB) in Italy, the Technische Universität Dresden (TUD) in Germany, the Universidade Nova de Lisboa (UNL) in Portugal and the Technische Universität Wien (TUW) in Austria. Starting in the first semester at TUD,  moving in the second semeser to FUB and choosing a partner university in the second year,  you have the choice to study at up to three leading European universities. Furthermore, we have teamed up with the National ICT Australia (NICTA), which gives you the possibility to work on a project at one of the world’s leading research centers. You will graduate with a joint MSc in Computer Science from the European universities, at which you have studied. Information on the universities and the program including the application form are provided here:

www.emcl-study.eu

Language of instruction is English. Tuition fees are between 1000 EUR (for EU-students) and 3.000 EUR (for non-EU-students) per year. The EMCL consortium offers different kinds of 2-year scholarships and tuition fee waivers; please check out the above mentioned web sides for details

Application deadline is 15 May 2010. Applications are possible via web interface (from mid of April), by email (to be sent to the EMCL secretary) or by mail. You will be required to submit

# Application form

# Curriculum Vitae

# Reports on university examinations (transcript degree)

# Study curriculum (you must complete a data table provided on the above mentioned application web page;  the data must correspond to the official transcript degree)

# Diploma (first degree or bachelor degree; if you complete your bachelor only after the deadline, you must submit a PRELIMINARY certificate)

# English language certificate (TOEFL and IELTS)

More information on the application procedure are available from:

www.emcl-study.eu/application.html

Do not hesitate to contact us again if you have any further questions.

Kind regards — Steffen Hölldobler

Prof. Dr. Steffen Hoelldobler
International Center for Computational Logic
Technische Universität Dresden
01062 Dresden, Germany

phone: [+49](351)46 33 83 40
fax: [+49](351)46 33 83 42
email: sh@iccl.tu-dresden.de

Introduction to Computer Science

Dalam rangka (rencana) sekolah lagi jadi harus siap-siap belajar giat supaya tidak ketinggalan. Monggo-monggo silahkan dinikmati

Sardar

Boss: Where were you born?
Sardar: India ..
Boss: which part?
Sardar: What ‘which part’? Whole body was born in India .

2 sardar were fixing a bomb in a car.
Sardar 1: What would you do if the bomb
explodes while fixing.
Sardar 2: Dont worry, I have one more.

Sardar: What is the name of your car?
Lady: I forgot the name, but is starts with ‘T’.
Sardar: Oh, what a strange car, starts with Tea. All cars that I know start with petrol.

Sardar joined new job. 1st day he worked till late evening on the computer. Boss was happy and asked what you did till evening.
Sardar: Keyboard alphabets were not in order, so I made it alright.

Museum Administrator: That’s a 500-year-old statue u’ve broken.
Sardar: Thanks God! I thought it was a new one.

At the scene of an accident a man was crying: O God! I have lost my hand, oh!
Sardar: Control yourself. Don’t cry. See that man. He has lost his head. Is he crying?

Sardar: U cheated me.
Shopkeeper: No, I sold a good radio to u.
Sardar: Radio label shows Made in Japan but radio says this is ‘All India Radio! ‘

NOW THE LAST TWO ULTIMATE:
In an interview, Interviewer: How does an electric motor run?
Sardar: Dhhuuuurrrrrrrrrr. …..
Inteviewer shouts: Stop it.
Sardar: Dhhuurrrr dhup dhup dhup…

- Hide quoted text -
Tourist: Whose skeleton is that?
Sardar: An old king’s skeleton.
Tourist: Who’s that smaller skeleton next to it?
Sardar: That was same king’s skeleton when he was a child.

Three Moon

2189921601_fc10405f07_bGak krasa udah jalan tiga bulan di semarang, ummm kalau dihitung dari 9 april 2009 dimana gw pulang ke Cilacap artinya hari ini genap tiga bulan (dan tiga purnama mungkin?) lewat satu hari, menjalani kehidupan sebagai Freelancer dan merintis jalan menjadi Entrepreneur di Semarang.

Dalam tiga bulan baru dua kali ngajar dan selebihnya lebih banyak habis untuk nulis berita di Kurungsiku – Portal Berita Teknologi No 0, beberapa side portal seperti linux@kurungsiku dan alatanalisis masih belum tersentuh. koordinasi dengan Muntoha juga masih tersendat. Target awal nulis lima berita tiap hari di kurungsiku belum bisa terlaksana dengan baik, masih sering menumpuk di satu dua hari, kadang sepekan hanya bisa update sekali, kadang dua hari sekali, dan titik sehari 5 minimal lima artikel (terutama berita) belum bisa dipenuhi. belum target untuk menulis tutorial dan panduan mengenai internet dan web yang bisa dimuat di kurungsiku.

24 jam sehari seolah habis hanya untuk melihat berbagai berita dan berusaha untuk menuliskan kembali berita tersebut di kurungsiku, yang pasti bukan waktu yang sempit tetapi usaha yang kurang, mulai sekarang memang harus lebih ketat untuk mengatur diri sendiri. Ya, sebagai Freelancer memang tidak akan ada yang menagih laporan ini itu, kalau baru mood, jam 1 pagi bangun, usai laporan dini hari kepada ALLAH, dilanjut nulis sampe subuh, kalaupun ngantuk harus nunggu subuh karena tidur satu jam sebelum subuh dijamin gak kan denger adzan, kalau mata gak bisa diajak negosiasi terpaksa ba’da subuh merem lagi :) bangun tidur melakukan kewajiban harian seperlunya baru mulai nulis-nulis lagi

Buku, belum ada satu bab pun yang terselesaikan, masih mencari sesuatu yang bisa dijadikan tenggat yang bisa dikejar, kebiasaan buruk kalau gak ada tenggat kerjaan gak selesai, hehehe. Insya ALLAH akan mulai nyicil pekan depan. Riset mengenai Distribusi Linux Khusus Server / Firewall baru sampai tahap mengumpulkan distro, riset ini dalam rangka persiapan buat distro baru spesifik untuk server, proyek mainan sama Pak Salman Agus.

Alhamdulillah kemarin akhirnya bisa (dan memaksakan diri) beli Samson Q1U. Sebenernya udah setahun lebih punya Shure SM58. Ya ini mic keren abis, hanya saja karena gak punya pre amp, jadi parah suaranya kalau masuk komputer. fyuhhhh. Mic ini rencananya dijadikan piranti untuk membantu produksi Podcast, Screencast, dan Videocast


View Larger Map

View Larger Map

Image Courtesy of Herschel Rubinstein

Rangkuman Tulisan di Kurungsiku – Portal Berita Teknologi No 0 – Juni 2009

Rangkuman Tulisan di Kurungsiku – Portal Berita Teknologi No 0 – Juni 2009

Bekerja Bebas

Apa sih pekerjaan yang ingin kita dapatkan nantinya sewaktu kita masih SD? mungkin bukan pekerjaan kata-kata yang dikenalkan waktu itu, orang tua dan guru kita menggunakan kata cita-cita untuk memacu semangat belajar kita. Apa cita-citamu ketika dewasa nanti? ya, jawaban kita setiap hari pasti berubah, hari ini kita ingin menjadi tukang insinyur seperti bang doel atau pak habibi, besok ketika kita batuk pilek dan ibu bapak membawa kita ke dokter, kita ingin menjadi dokter, sepekan kemudian gigi kita berlubang dan kita dibawa ke dokter gigi, melihat ramahnya dokter gigi itu kita ingin menjadi dokter gigi. Ketika kita menonton pertandingan bola, bulu tangkis, basket atau tenis,kita ingin menjadi atlet profesional. Lalu apa cita-cita kita sekarang? atau apa pekerjaan kita sekarang?

Apapun, kita hanya bisa berusaha dan berdoa, hasil akhir tetap ALLAH Swt yang menentukan. Jaman SMP dulu ketika gw baru seneng sama F1, sempet kepikiran untuk ambil kuliah jurusan teknik mesin karena gambaran anak kecil kuliah menentukan pekerjaan. Keinginan ambil teknik mesin gak lama dan kembali lagi ke informatika, dan dua kali mencoba Alhamdulillah selalu lolos, meskipun (selalu) di pilihan ketiga. Gw yakin itu juga yang dirasakan oleh banyak mahasiswa/i dalam model yang sama atau beda, gak lolos ke jurusan yang menjadi pilihan pertama waktu UMPTN, SPMB, SNMPTN dkk, masuk ke jurusan tertentu karena di “paksa” oleh orang tua, kakak, atau saudara lainnya, atau justru masuk pada pilihan pertama tetapi merasa salah jurusan.Kalau ketika kita SD kalimat yang diucapkan orang tua adalah “Belajar yang rajin biar bisa jadi dokter/insinyur!”, ketika sudah mulai SMA apalagi kuliah kalimat itu berubah menjadi “Belajar yang rajin, biar IPK bagus, dapet pekerjaan yang mapan”. terlebih jika anda berada di lingkungan karyawan, entah bapak atau ibu anda PNS, karyawan BUMN, karyawan swasta dsb, dan bukan pengusaha. Mungkin, kalaupun orang tua anda pengusaha kalimat yang diucapkan akan tetap sama bahwa setelah lulus carilah pekerjaan yang bisa memberikan jaminan hidup sampai tua, bahkan untuk banyak orang menjadi PNS adalah cita-cita utama. No Offense, tidak ada yang salah dengan menjadi PNS, adanya uang pensiun merupakan alasan yang sangat logis untuk memilih menjadi PNS.

Bagaimana dengan menjadi pengusaha? atau minimal menjadi pekerja bebas atau freelancer. Ok, kita akan kesampingkan dulu opsi untuk menjadi pengusaha (mungkin akan gw tulis di posting lain) bagaimana jika kita menjadi freelancer? Tanpa Kantor, Tanpa Jam Kerja, satu hal yang diminta hanya pekerjaan yang diberikan ke kita dapat diselesaikan dengan baik tepat waktu. Tanpa kantor bukan berarti tanpa tempat, kita tetap butuh tempat untuk bekerja meskipun dirumah atau bahkan dikamar kost, kita tetap harus mengeluarkan biaya untuk komunikasi, via telpon maupun internet. Jam Kerja yang ada pun tidak selalu kurang dari 8 jam yang merupakan jam kerja umum orang yang bekerja di institusi pemerintah maupun swasta, seringkali freelancer seolah-olah bekerja nyaris 24 jam sehari ketika Deadline sudah didepan mata. Menjadi freelancer tetap akan membuat anda memiliki kebebasan yang lebih dibanding menjadi pekerja, bebas bukan berarti tanpa batas, kewajiban yang harus anda lakukan terhadap klien bagaimanapun juga adalah hal yang utama.

Bagaimana dengan pendapatan? besar kecil pendapatan relatif terhadap siapa yang menerima. Kepastian bahwa setiap akhir bulan atau awal bulan akan ada aliran uang yang masuk ke rekening kita juga merupakan salah satu alasan orang lebih memilih untuk bekerja di sebuah institusi alih-alih bekerja bebas. Menjadi freelancer berarti harus bisa mengatur bagaimana pendapatan yang kita peroleh bisa dialokasikan dengan baik, tidak boros ketika aliran kas masuk lancar yang merupakan langkah persiapan ketika aliran kas tersendat, alokasi dana untuk hal yang tak terduga, dana kesehatan, investasi juga pos-pos yang harus diperhatikan.

Lalu? manakah yang lebih baik? atau manakah yang harus dipilih? No Idea karena gw sendiri masih membuka pintu untuk alternatif yang ada, bekerja, menjadi pekerja bebas, atau (semoga) menjadi pengusaha. Bagaimana dengan anda?

Image Courtesy Of PhotoXpress

Vantage Point (2008)

Film ini bercerita tentang rencana pembunuhan presiden amerika serikat ketika menghadiri sebuah acara di salamanca, spanyol. Seperti film lain yang berhubungan dengan presiden, cerita ini juga melibatkan secret service (Entry Wikipedia) yang pasti selalu ada disekitar presiden.

Film ini diawali gambar liputan mengenai kedatangan presiden yang diliput oleh GNN, layaknya liputan lainnya dimana ada pembaca berita di studio, reporter dilapangan dan pengarah acara di ruang kontrol, semuanya berjalan seperti biasa hinggga terdengar letusan senjata dua kali, presiden amerika serikat tertembak didepan podium ketika akan memberikan sambutan. sang reporter panik sampai terdengar suara ledakan. Secret Service pun bergerak cepat menyelamatkan presiden, dan mencari siapa penembak presiden.

Thomas Barnes (diperankan oleh Dennis Quaid) seorang agen yang baru kembali dari masa penyembuhan setelah beberapa saat sebelumnya tertembak ketika melindungi presiden dalam percobaan pembunuhan. nervous karena pertama kali kembali bertugas ditambah pusat komunikasi yang tidak bisa dihubungi menambah sulit keadaan, lalu mampukan barnes menemukan siapa pembunuh sang presiden?

Satu hal yang unik dari film ini adalah tidak seperti film lain yang berjalan sekuensial menceritakan dari awal hingga akhir, film ini berisi potongan-potongan pada menit menit dimana presiden tertembak dari berbagai macam sudut pandang, seolah-olah kita disuguhi berbagai rekaman CCTV yang dipasang diberbagai tempat untuk kemudian mengambil kesimpulan. menit dimana presiden tertembak diceritakan dari sudut pandang berbagai macam pihak mulai dari secret service hingga sang teroris.

Yang menyebalkan dari film macam ini selalu terjadi pembunuhan karakter dimana pelaku teror adalah mujahidin. kapan-kapan jadi pengen bikin film yang pelaku terrornya orang amerika.

Referensi Lanjutan