Rangkuman Tulisan di Kurungsiku – Portal Berita Teknologi No 0 – Juni 2009

Rangkuman Tulisan di Kurungsiku – Portal Berita Teknologi No 0 – Juni 2009

Bekerja Bebas

Apa sih pekerjaan yang ingin kita dapatkan nantinya sewaktu kita masih SD? mungkin bukan pekerjaan kata-kata yang dikenalkan waktu itu, orang tua dan guru kita menggunakan kata cita-cita untuk memacu semangat belajar kita. Apa cita-citamu ketika dewasa nanti? ya, jawaban kita setiap hari pasti berubah, hari ini kita ingin menjadi tukang insinyur seperti bang doel atau pak habibi, besok ketika kita batuk pilek dan ibu bapak membawa kita ke dokter, kita ingin menjadi dokter, sepekan kemudian gigi kita berlubang dan kita dibawa ke dokter gigi, melihat ramahnya dokter gigi itu kita ingin menjadi dokter gigi. Ketika kita menonton pertandingan bola, bulu tangkis, basket atau tenis,kita ingin menjadi atlet profesional. Lalu apa cita-cita kita sekarang? atau apa pekerjaan kita sekarang?

Apapun, kita hanya bisa berusaha dan berdoa, hasil akhir tetap ALLAH Swt yang menentukan. Jaman SMP dulu ketika gw baru seneng sama F1, sempet kepikiran untuk ambil kuliah jurusan teknik mesin karena gambaran anak kecil kuliah menentukan pekerjaan. Keinginan ambil teknik mesin gak lama dan kembali lagi ke informatika, dan dua kali mencoba Alhamdulillah selalu lolos, meskipun (selalu) di pilihan ketiga. Gw yakin itu juga yang dirasakan oleh banyak mahasiswa/i dalam model yang sama atau beda, gak lolos ke jurusan yang menjadi pilihan pertama waktu UMPTN, SPMB, SNMPTN dkk, masuk ke jurusan tertentu karena di “paksa” oleh orang tua, kakak, atau saudara lainnya, atau justru masuk pada pilihan pertama tetapi merasa salah jurusan.Kalau ketika kita SD kalimat yang diucapkan orang tua adalah “Belajar yang rajin biar bisa jadi dokter/insinyur!”, ketika sudah mulai SMA apalagi kuliah kalimat itu berubah menjadi “Belajar yang rajin, biar IPK bagus, dapet pekerjaan yang mapan”. terlebih jika anda berada di lingkungan karyawan, entah bapak atau ibu anda PNS, karyawan BUMN, karyawan swasta dsb, dan bukan pengusaha. Mungkin, kalaupun orang tua anda pengusaha kalimat yang diucapkan akan tetap sama bahwa setelah lulus carilah pekerjaan yang bisa memberikan jaminan hidup sampai tua, bahkan untuk banyak orang menjadi PNS adalah cita-cita utama. No Offense, tidak ada yang salah dengan menjadi PNS, adanya uang pensiun merupakan alasan yang sangat logis untuk memilih menjadi PNS.

Bagaimana dengan menjadi pengusaha? atau minimal menjadi pekerja bebas atau freelancer. Ok, kita akan kesampingkan dulu opsi untuk menjadi pengusaha (mungkin akan gw tulis di posting lain) bagaimana jika kita menjadi freelancer? Tanpa Kantor, Tanpa Jam Kerja, satu hal yang diminta hanya pekerjaan yang diberikan ke kita dapat diselesaikan dengan baik tepat waktu. Tanpa kantor bukan berarti tanpa tempat, kita tetap butuh tempat untuk bekerja meskipun dirumah atau bahkan dikamar kost, kita tetap harus mengeluarkan biaya untuk komunikasi, via telpon maupun internet. Jam Kerja yang ada pun tidak selalu kurang dari 8 jam yang merupakan jam kerja umum orang yang bekerja di institusi pemerintah maupun swasta, seringkali freelancer seolah-olah bekerja nyaris 24 jam sehari ketika Deadline sudah didepan mata. Menjadi freelancer tetap akan membuat anda memiliki kebebasan yang lebih dibanding menjadi pekerja, bebas bukan berarti tanpa batas, kewajiban yang harus anda lakukan terhadap klien bagaimanapun juga adalah hal yang utama.

Bagaimana dengan pendapatan? besar kecil pendapatan relatif terhadap siapa yang menerima. Kepastian bahwa setiap akhir bulan atau awal bulan akan ada aliran uang yang masuk ke rekening kita juga merupakan salah satu alasan orang lebih memilih untuk bekerja di sebuah institusi alih-alih bekerja bebas. Menjadi freelancer berarti harus bisa mengatur bagaimana pendapatan yang kita peroleh bisa dialokasikan dengan baik, tidak boros ketika aliran kas masuk lancar yang merupakan langkah persiapan ketika aliran kas tersendat, alokasi dana untuk hal yang tak terduga, dana kesehatan, investasi juga pos-pos yang harus diperhatikan.

Lalu? manakah yang lebih baik? atau manakah yang harus dipilih? No Idea karena gw sendiri masih membuka pintu untuk alternatif yang ada, bekerja, menjadi pekerja bebas, atau (semoga) menjadi pengusaha. Bagaimana dengan anda?

Image Courtesy Of PhotoXpress

Vantage Point (2008)

Film ini bercerita tentang rencana pembunuhan presiden amerika serikat ketika menghadiri sebuah acara di salamanca, spanyol. Seperti film lain yang berhubungan dengan presiden, cerita ini juga melibatkan secret service (Entry Wikipedia) yang pasti selalu ada disekitar presiden.

Film ini diawali gambar liputan mengenai kedatangan presiden yang diliput oleh GNN, layaknya liputan lainnya dimana ada pembaca berita di studio, reporter dilapangan dan pengarah acara di ruang kontrol, semuanya berjalan seperti biasa hinggga terdengar letusan senjata dua kali, presiden amerika serikat tertembak didepan podium ketika akan memberikan sambutan. sang reporter panik sampai terdengar suara ledakan. Secret Service pun bergerak cepat menyelamatkan presiden, dan mencari siapa penembak presiden.

Thomas Barnes (diperankan oleh Dennis Quaid) seorang agen yang baru kembali dari masa penyembuhan setelah beberapa saat sebelumnya tertembak ketika melindungi presiden dalam percobaan pembunuhan. nervous karena pertama kali kembali bertugas ditambah pusat komunikasi yang tidak bisa dihubungi menambah sulit keadaan, lalu mampukan barnes menemukan siapa pembunuh sang presiden?

Satu hal yang unik dari film ini adalah tidak seperti film lain yang berjalan sekuensial menceritakan dari awal hingga akhir, film ini berisi potongan-potongan pada menit menit dimana presiden tertembak dari berbagai macam sudut pandang, seolah-olah kita disuguhi berbagai rekaman CCTV yang dipasang diberbagai tempat untuk kemudian mengambil kesimpulan. menit dimana presiden tertembak diceritakan dari sudut pandang berbagai macam pihak mulai dari secret service hingga sang teroris.

Yang menyebalkan dari film macam ini selalu terjadi pembunuhan karakter dimana pelaku teror adalah mujahidin. kapan-kapan jadi pengen bikin film yang pelaku terrornya orang amerika.

Referensi Lanjutan

Bermain dengan fortune

Dulu jaman pertama kali mengenal linux ada permainan yang menarik di linux. sebenernya saya agak heran juga kenapa ini dianggap game tapi mungkin karena tidak ada klasifikasi yang pas kecuali game. Namanya fortune. Keterangan dari daftar Halaman fortune di wikipedia fortune adalah program sederhana yang menampilkan pesan random dari database petikan (quotation database). Program ini muncul pertama kali di Unix Versi 7. versi yang paling sering digunakan pada sistem *nix saat ini adalah BSD fortune yang ditulis oleh Ken Arnold.

Cara penggunaannya fortune sederhana, cukup ketikan

$ fortune

Jika anda ingin supaya setiap kali login fortune menampilkan petikan, anda bisa menambahkan pada file /etc/bashrc perintah

/usr/bin/fortune

atau jika anda tidak memiliki akses root, anda bisa menambahkan di file .bash_profile didalam home directory anda. Beberapa waktu yang lalu saya sempat login ke salah satu mesin linux, sebenarnya bukan pada sesi login tetapi ketika saya memanggil program screen, ada petikan fortune yang sempat membuat saya bingung dan khawatir bahwa ada masalah dengan sistem tetapi setelah saya baca dengan seksama saya jadi senyum-senyum sendiri :)

Automatic Reboot on Kernel Panic

Kalau Sistem crash, lalu kernel panic secara default sistem akan bengong alias hang dan tidak langsung melakukan restart, lalu apakah bisa sistem kita diset supaya ketika sistem mengalami panic bisa langsung melakukan restart? bisa


# vi /etc/sysctl.conf

Tambahkan diakhir file baris :

kernel.panic=10


# sysctl -p

Perintah diatas berarti sistem akan melakukan reboot 10 detik setelah mengalami panic. sysctl -p berfungsi agar perubahan yang baru saja kita lakukan langsung diaplikasikan ke sistem.

Letto – Senyumanmu

Indah matamu
Gerai rambutmu
Menunjukkan itulah keindahan

Yang memberikan
Bentuk senyuman
Sebentuk usapan
Kepada hati

*
Sinar wajahmu
Lembut katamu
Sepertinya mampu
Menggubah dunia

Yang terasa
Begitu hampa
Semuanya sirna
Tanpa cinta

Kutemukan
Arti kerinduan
Dan kumengerti
Yang kucari

Reff :
Oh bukanlah
Cantikmu yang kucari
Bukanlah itu
Yang aku nanti
Tetapi ketulusan hati yang abadi

Kutahu
Mawar tak seindah dirimu
Awan tak seteduh tatapanmu
Tetapi kau tahu
Yang kutunggu hanyalah
senyumanmu

Back to *

Lagi sendirian

Facebook, koneksi putus=sendirian, tidak ada teman yang bisa diajak ngobrol :D

kernel 2.6.30-rc1 on Fedora 9

fedora9-2630-rc1

fedora9-2.6.30-rc1

Alhamdulillah sukses compile dan install kernel 2.6.30-rc1. ya ya ya 21 april kemarin memang sudah 2.6.30-rc3 tapi kemarin baru donlot rc1 + patch rc2 dan rc3. nanti siang atau sore ngepatch terus dikompile ulang lagi.

semalem sukses install kernel 2.6.27, just FYI kernel bawaan dari Fedora 9 yang terpasang 2.6.25. kompilasi sampe install sukses tapi pas di boot gak mau masuk desktop, kirain error, karena capek habis jalan-jalan langsung tidur. Habis subuhan tadi nyoba boot. masuk ke init 1, eeee ternyata biangkeroknya No Space Left On Device ya gimana ada space left orang ngompile butuh 2gigs lebih. hehehe. move beberapa file Alhamdulillah bisa masuk. ini tadi waktu diboot pertama juga ndak mau. kayaknya gak mau mounting / jadi gak bisa dapet /dev dkk anehnya setelah diboot ke 2.6.27 terus di reboot ke 2.6.30-rc1 mau. kernel kernel.

Rilis Spacewalk 0.5

Gw kemana aja ya? mosok Rilis Spacewalk 0.5 sampe terlewat setengah bulan. mana 0.4 belum berhasil install lagi. PR lagi……

Hola Spacewalkers,<br /><br />The Spacewalk team is happy to announce another release of Spacewalk.<br />In a few hours, Spacewalk 0.5 will be available for install. As with<br />previous releases, 0.3 will no longer be available.<br /><br />NOTE: upgrades are not yet available for 0.5. We hope to have these<br />instructions ready later this week.<br /><br />Also note, that the URL for the repo has changed. The OLD url was:<br /><br />   <a rel="nofollow" href="http://spacewalk.redhat.com/yum/0.4/rhel/5Server/">http://spacewalk.redhat.com/yum/0.4/rhel/5Server/</a><arch><br />   <a rel="nofollow" href="http://spacewalk.redhat.com/yum/0.4/fedora/9/">http://spacewalk.redhat.com/yum/0.4/fedora/9/</a><arch><br /><br />The NEW url is:<br /><br />   <a rel="nofollow" href="http://spacewalk.redhat.com/yum/0.5/RHEL/5/">http://spacewalk.redhat.com/yum/0.5/RHEL/5/</a><arch>/os/<br />   <a rel="nofollow" href="http://spacewalk.redhat.com/yum/0.5/Fedora/10/">http://spacewalk.redhat.com/yum/0.5/Fedora/10/</a><arch>/os/<br /><br />Make sure to read over the installation again:<br /><br />   <a rel="nofollow" href="http://fedorahosted.org/spacewalk/wiki/HowToInstall#Installation">http://fedorahosted.org/spacewalk/wiki/HowToInstall#Installation</a><br /><br />Features & Enhancements<br /><br /> * Spacewalk 0.5 is now installable[1] on Fedora 10!!<br /><br /> * repomd generation refactored to be a Taskomatic process<br /><br /> * you can edit your pre/post kickstart scripts in our new scripts<br />   editor:<br /><br />      <a rel="nofollow" href="http://tinyurl.com/editarea-ks-scripts">http://tinyurl.com/editarea-ks-scripts</a><br /><br /> * as well as edit cobbler snippets with the same editor:<br /><br />      <a rel="nofollow" href="http://tinyurl.com/editarea-cobbler-snippets">http://tinyurl.com/editarea-cobbler-snippets</a><br /><br /> * more API work mostly in the channel.software namespace<br />   with bug fixes in other areas.<br /><br />      <a rel="nofollow" href="https://fedorahosted.org/spacewalk/wiki/ApiAdditions">https://fedorahosted.org/spacewalk/wiki/ApiAdditions</a><br /><br />Bugs fixed<br /><br />* This release fixed 91 bugs - <br />  <a rel="nofollow" href="http://tinyurl.com/dmszqj">http://tinyurl.com/dmszqj</a><br /><br />Known issues<br /><br />* NO UPGRADES AVAILABLE YET<br /><br />* jabberd 2.2 fails on el5 installs. if you want to use osa-dispatcher<br />  on el5, you need to do the following:<br /><br />  * uninstall jabberd 2.2<br />  * install jabberd 2.0<br />  * use 2.0 configs<br />  * restart both jabberd and osa-dispatcher<br /><br />Community<br /><br />*  A special thanks goes out to Colin Coe for adding the ability to edit<br />   kickstart scripts and cobbler snippets in the UI, and to James Bowes<br />   for his patches to tito the spacewalk build tool<br />   (<a rel="nofollow" href="http://fedorahosted.org/spacewalk/wiki/Tito">http://fedorahosted.org/spacewalk/wiki/Tito</a>).<br /><br />   <a rel="nofollow" href="http://fedorahosted.org/spacewalk/wiki/ContributorList">http://fedorahosted.org/spacewalk/wiki/ContributorList</a><br /><br />Installation Help<br /><br />   <a rel="nofollow" href="http://fedorahosted.org/spacewalk/wiki/HowToInstall#Installation">http://fedorahosted.org/spacewalk/wiki/HowToInstall#Installation</a><br /><br />[1] it works on Fedora too :D <br />

Jakarta Season 1

Hari ini last wednesday di jakarta untuk season 1. kenapa season satu? rencana sampai saat ini menunggu panggilan dari beberapa Internet Giant yang sudah saya kirimi lamaran usai ujian RHCE kemarin. kalau-kalau butuh server sitter :) Plan B nya buat usaha sendiri (mungkin) ya gak jauh-jauh dari IT lah tentunya, base di semarang masih harus melakukan koordinasi dengan beberapa teman. Plan lainnya ya mungkin kalau ada yang cocok ya buat Jakarta Season 2 (mungkin akan jauh lebih lama gak hanya 5 bulan).

Sekolahnya. masih mengumpulkan duit untuk melanjutkan sekolah di Ilmu Komputer UGM/UI atau computer science dinegeri antah berantah, kalau yang ini masih harus melakukan lobi sana sini. cari guru yang mau nerima murid bodoh dan pethuk seperti saya dan mencari izin tinggal tentunya. So far mau nerusin belajar AI atau mungkin geser dikit ke ML